TAMBALBAN.COM > Informasi & Hasil Reparasi Ban > BedahKasus > Bedah Telapak
 
 
 

Bedah Telapak

Bedah kasus pada bagian Telapak/Tread ini terjadi pada ukuran PSR 185/70R14 Techno 370. Kerusakan terjadi pada bagian telapak & dalam istilah kerusakan ban dinamakan Tread Cut Penetration To Carcass dengan kode kerusakan 411. Saat pertama kali bocor lubangnya kecil lalu ditambal tubeles, setelah beberapa lama digunakan bocor lagi ditempat yang sama dan ditambal tubeles yang 2 kali & akhirnya sampai 3 x sehingga tambalan menjadi besar.

Berikut adala hasil bedah nya :

Reparasi pertama gagal/bocor Reparasi ke dua

Ukuran Ban PSR 185/70R14 Techno 370

Kerusakan ban : Bekas tambal tubelles 3X tetap bocor, akibatnya lubang tambalan menjadi besar & bagian dalam/inner linner kawat bajanya/steel sudah rusak/keluar.

Bila kawat/steel sudah berkarat & melebar mengakibatkan permukaan telapak/tread menjadi melembung, ban ini sudah mengalami kerusakan yang dinamakan separation damage yaitu pemisahan yang terjadi antara kawat baja/steel dengan karet yang disebabkan masuknya udara yang mengandung air/H2O pada celah kebocoran & menyebabkan karat ada kawat steel sehingga terjadinya pemisahan antara kawat baja/steel dengan karet. Pada ban konstruksi Radial penumpang sedan/PSR kerusakan ini dinamakan Separation damage belt leaving tread/BLT & pada kode kerusakan ban di asosiaban adalah ..... Bila hal ini terjadi, reparasi ban tidak akan tahan lama karena ban akan melembung lagi

Separation damage adalah jenis kerusakan yang terjadi karena adanya pemisahan pada komponen ban seperti pemisahan antara kawat/steel

Meskipun lubang sudah menjadi besar, dengan cara reparasi kerusakan bisa diperbaiki sehingga ban bisa dipakai lagi & tetap dipasang dengan konstruksi tubelles.

Bekas tambal tubelles 3x Bag. dalam lubang menjadi besar

Tambal tubelles adalah tambalan sementara/semi permanen, biasanya setelah dipakai beberapa lama akan terjadi bocor lagi ditempat yang sama. Agar tidak bocor dilakukan tambal tubelles berulang ulang & akhirnya lubang menjadi besar tetapi tetap bocor. Umumnya penambal melakukannya tanpa membongkar ban dari pelek sehingga keadaan kerusakan pada bagian dalam tidak terlihat. Lubang yang awalnya kecil akhirnya menjadi besar, cara tambal dari luar yang cepat & murah ini akhirnya justru merusak ban.

Saran : Tambal tubelles adalah tambal sementara/semi permanen, lakukan reparasi ban/permanen ke toko/bengkel reparasiban terdekat.

Bag.luar diberi lem khusus Bag.dalam diberi lem khusus

Isi cushion gum dengan RUBBER EXTRUDER

Lubang pada bagian luar & dalam ditutup dengan cara memasukan karet khusus pengganti/Cushion gum dengan memakai alat "RUBBER EXTRUDER"

Cuishion gum di telapak Cushion gum di bagian dalam

Alat VULKANISASI

Agar cushion gum dapat menyatu/bersenyawa dengan karet ban, dilakukan proses VULKANISASI. Dengan temperatur yang sangat tinggi (Sampai 140~160 Derajat C), Cushion gum akan menyatu & bersenyawa dengan perantaraan lem bounding rubber ke karet ban.

Telapak setelah VULKANISASI Bag.Dalam setelah VULKANISASI

Setelah proses VULKANISASI, karet pengganti/Cushion gum sudah menyatu/bersenyawa dengan karet ban.

Proses gerinda pd bagian luar Proses gerinda pd bagian dalam

Proses akhir pada bagian luar/telapak dilakukan dengan cara menggerinda agar permukaan rata & bentuknya dibuat seperti pola telapak ban sebelumnya.

Bagian dalam/Innerlinner yang tadinya cacat/bolong, telah tertutup menyatu & bersenyawa dengan karet penutup/cushion gum. Agar bagian dalamnya kuat, dilapisi dengan patch & sebelumnya digerinda lebih dahulu.

Hasil Reparasi pd bag. telapak Hasil reparasi pd bagian dalam

Pada bagian dalam dilakukan penempelan Patch yaitu lapisan penutup yang terdiri dari karet & didalamnya terdapat benang nylon sehingga hasil reparasi ban menjadi kuat.

Kesimpulan:

Dengan proses kerja yang benar, material yang baik, alat-alat yang lengkap, dikerjakan diruangan yang bersih /teratur, tenaga yang terlatih & disiplin yang tinggi, menghasilkan mutu reparasiban yang sangat baik & kuat.

 
 
 
reparasiban.com
Pilihan Bahasa